Anas tak berpikiran kalau lembaga-lembaga survei itu dari awal bekerja dengan skenario untuk menyudutkan partainya.
"Saya tidak berpikir
suudzon, yang terpenting adalah kalau ada yang kurang di 2011 kita perbaiki di 2012," kata dia ujar usai mengikuti rapat Fraksi Partai Demokrat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Jumat, 13/1).
Demokrat dan juga pemerintah, kata Anas, tentu menjadikan setiap hasil survei sebagai bagian refleksi untuk memperbaiki kinerja ke depan. Apa-apa yang jadi tantangan pemerintah dapat diketahu dengan itu.
Anas menambahkan, ke depan yang paling penting adalah bagaimana menjadikan proyak besar pemberantasan korupsi semakin baik lagi.
"Saya kira itu tidak boleh dikaitkan dengan kepentingan subjektif partai, itu berpatokan pada kepentingan bangsa. Kalau pada partai (maka) terjadi politisasi," demikian Anas.
[dem]
BERITA TERKAIT: