"O, tidak," ujarnya sembari tersenyum.
Anas yang ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jum'at (13/1) mengatakan bahwa aksi tersebut adalah hal yang biasa.
"Demontrasi itu bagian dari ekspresi demokrasi dan demontrasi itu lazim dalam negara demokrasi," sambungnya.
Mantan Ketua HMI ini meminta agar pemerintah menyerap setiap aspirasi yang disampaikan para demonstran dan mencari solusi terbaik.
"Namun, saya juga berharap agar demontrasi itu tidak dipolitisasi," tambahnya.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: