Ngantor di Wisma Bakrie, Para Purnawirawan Jenderal Bantah Jadi Timses Ical

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 04 Januari 2012, 22:22 WIB
Ngantor di Wisma Bakrie, Para Purnawirawan Jenderal Bantah Jadi Timses Ical
ist
RMOL. Para purnawirawan jenderal yang bermarkas di Wisma Bakrie 2, Kuningan, Jakarta Selatan, tidak terima disebut sebagai tim sukses Aburizal Bakrie untuk jadi presiden. Mereka bermarkas di Wisma Bakrie karena mendirikan usaha, bukan mendukung pencalonan Ical, sapaan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

"Kita di sini mendirikan usaha, yaitu PT Toba Sejahtera. Kita di sini juga sewa, bukan gratisan," kata Mayjen (Purn) Fachrurozy di Wisma Bakrie, Rabu (4/1).

Sebelumnya, tokoh Golkar Zaenal Bintang menyebut, saat ini Ical dikelilingi para jenderal yang tergabung dalam tim begawan. Para jenderal ini tergabung dalam Balitbang Golkar untuk menggolkan Ical jadi Presiden.

Para jenderal itu, antara lain Luhut Panjaitan, Agus Widjojo, Fachrurozy, Subagyo HS, Suaidy Marasabesy dan Yan Santoso. Kata Zaenal Bintang, para jenderal ini seperti anak emas, sebab diberi maskas grastis di Wisma Bakrie 2.

Kata Fachrurozy, mana mungkin mereka jadi Timses Ical kalau mereka bukan orang Golkar semua. Dari semua nama itu, yang Golkar hanya Luhut Pandjaitan.

Sementara Suaidy Marasabesy adalah Demokrat, Jaenal Abidin adalah bekas Timses SBY. Lalu, Jenderal Subagyo adalah Hanura.

"Kan Pak Wiranto mau maju jadi Capres, masa kadernya dan pengurus Hanura seperti Pak Jenderal Subagyo malah dukung Ical. Sama juga dengan Pak Suaidy yang merupakan pengurus Demokrat, tidak muking dukung Golkar," kata Fachrurozy.

Fachrurozy menambahkan, para jenderal itu bukan hanya memberi masukan kepada Ical, tetapi juga ke Presiden SBY. Karena itu, markas mereka di Wisma Bakrie jangan disalahartikan. Apalagi maskas itu adalah kantor perusahaan, bukan sekretariat Timses. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA