Golkar: Iklan Politik Tak Dibatasi, Pemilu Tak Akan Jurdil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 24 November 2011, 21:04 WIB
RMOL. Partai Golkar setuju ada pengaturan pers dalam pemilihan umum, terutama terkait iklan politik. Tidak adanya aturan periklanan akan membuat pemilu tak akan sesuai dengan harapan.

"Saya tidak yakin pemilu akan jujur dan adil (Jurdil) kalau pers bebas dalam periklanan," kata anggota Pansus Pemilu dari partai Golkar, Agun Gunanjar Sudarsa saat menggelar rapat dengan sejumlah media, di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 24/11).

Perlu bagi bangsa ini mewujudkan demokrasi yang beradab. Karenanya, sebagai salah satu pilar demokrasi, kata Agun, pers juga harus diatur.

"Adab bukan sekedar sopan santun, namun itu adalah budaya. Ini akan sesuai dengan cita-cita bersama untuk membangun demokrasi yang beradab," tandasnya. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA