Kesepakatan kerjasama yang ditawarkan oleh Afghanistan tersebut adalah meminta pasukan Amerika Serikat untuk tetap berada di Afghanistan setelah tahun 2014 yang merupakan batas akhir keberadaan pasukan AS di Afghanistan.
Meski demikian, para delegasi yang hadir pada pertemuan Loya Jirga tersebut juga meminta kepada Karzai untuk mempertimbangkan beberapa syarat yang harus disetujui oleh pihak AS.
Sebagaimana dilansir
BBC (Minggu, 20/11), syarat yang diajukan para delegasi Loya Jirga tersebut, antara lain, dengan meminta AS untuk menghentikan serangan malam harinya yang sangat dibenci oleh rakyat Afghanistan. Kedua Loya Jirga juga meminta semua tahanan warga Afghanistan ditempatkan di dalam negeri, kondisi serupa juga akan diberlakukan bagi warga AS yang melakukan tindak kriminal di Afghanistan.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada orang yang ditunjuk sebagai juru runding dalam pembicaraan dengan Taliban tersebut. Keputusan yang didapat dari Loya Jirga ini juga bersifat tidak mengikat karena semua keputusan ada ditangan parlemen Afghanistan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: