Bashar al Assad juga mengatakan bahwa dirinya sudah siap untuk bertempur sampai mati sekalipun pada akhirnya harus menghadapi intervensi asing.
"Konflik akan terus berlangsung dan semua upaya untuk mengucilkan Suriah pun terus berlangsung. Tetapi saya jamin Suriah tidak akan bertekuk lutut," kata Assad sebagaimana dilansir
The Sunday Times (Minggu, 20/11).
Ia juga merasa prihatin atas kondisi di negaranya, namun Assad masih percaya bahwa upaya yang dilakukannya untuk meredakan konflik dengan mengejar kelompok pemberontak adalah yang paling tepat. Lebih Lanjut Assad menuding Liga Arab sedang menyiapkan agenda untuk menciptakan jalan bagi intervensi barat terhadap Suriah. Hal ini menurutnya justru akan menciptakan badai revolusi yang besar di seluruh wilayah Timur Tengah.
"Jika Barat berfikir logis, rasional dan realistis maka mereka tidak melakukan itu. Invasi militer hanya akan menambah ketidakstabilan seluruh kawasan akibatnya akan mempengaruhi semua negara (Timur Tengah)," ujar Assad.
Satu-satunya jalan menciptakan perdamaian di Suriah, lanjut Assad, adalah dengan memburu kelompok-kelompok bersenjata, mencegah masuknya senjata dari negara tetangga dan menegakkan hukum.
[ysa]
BERITA TERKAIT: