Namun ketika dihadapkan dengan wacana peningkatan jumlah
parliamentary threshold (PT) mereka berontak. Mereka seakan panik dan menilai jumlah PT 5 persen akan memberangus demokrasi.
"Artinya partai itu bohong dong. Sebenarnya hati kecilnya tidak bisa, tapi untuk mengekspos ke publik dan mengatakan bahwa saya ini besar," kritik anggota Komusi II dari Fraksi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, di gedung DPR/MPR Jakarta (Selasa, 15/11)
Saat ini, kata Ganjar, Indonesia sangat membutuhkan sistem politik yang semakin baik. Sayang perhatian publik terhadap RUU Pemilu sangat minim. Sementara di sisi lain, partai politik hanya mengedepankan kepentinganya saja, tanpa mau peduli dengan sistem yang ideal.
"Dengan fakta empirik sistem pemilu tahun 2009, individualisme dan pragmatis muncul. Hasilnya, DPR baik atau tidak?" demikian Ganjar.
[ysa]
BERITA TERKAIT: