Pemerintah Iran memang mengakui telah terjadi sebuah ledakan besar di Gudang senjata Iran pada Sabtu siang waktu setempat (12/11). Ledakan yang bisa dirasakan hingga jarak 45 km ini menewaskan 32 orang.
"Sebuah ledakan terjadi di salah satu basis Garda Revolusi ketika alat peledak dipindahkan keluar dari gudang senjata. Pada saat itu beberapa amunisi di gudang senjata ikut meledak," ujar juru bicara Garda Revolusi, Ramezan Sharif, seperti dilansir
Reuters (Minggu, 13/11).
Beberapa media Barat memberitakan bahwa Ledakan yang mengakibatkan kebakaran selama berjam-jam tersebut berkaitan dengan program nuklir Iran. Namun, hal itu segera dibantah oleh Ramezan Sharif. Syarif memastikan bahwa ledakan itu mutlak karena sebuah alat peledak dan bukan nuklir.
"Ledakan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan uji coba nuklir sebagaimana yang diberitakan beberapa media asing," ujar Sharif.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: