Golkar Klaim Tak Terbiasa Intervensi Pemerintah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 08 November 2011, 16:54 WIB
Golkar Klaim Tak Terbiasa Intervensi Pemerintah
Firman Soebagyo/ist
RMOL. Meski bagian dari pemerintahan SBY-Boediono, bahkan sebagai pendukung utama pemerintah pada saat pada masa Kabinet Indonesia Bersatu I dimana Jusuf  Kalla menjabat wakil presiden, Golkar mengaku tak terbiasa mengintervensi.

Termasuk dalam hal penetapan pahlawan nasional. Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah, meski sejak tahun 2008 sudah mengusulkan agar mantan penguasa Orde Baru itu ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

"Golkar kan tidak terbiasa mengintervensi. Golkar ini kan selalu kritis, objektif, konstruktif, dan rasional. Jadi Golkar tidak mau mengintervensi, biar masyarakat yang menilai," kata Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Selasa, 8/11).
 
Tapi kalau Golkar yang berkuasa, jelas Firman, Soeharto langsung ditetapkan sebagai pahlawan. Tapi, Soeharto sampai saat ini belum juga ditetapkan, karena tuding Firman, ada kekuatiran dari pemerintah kalau menetapkan Soeharto sebagai pahlawan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA