Khatib Al Azhar: PM China Jalankan Nahi Munkar dalam Memberantas Korupsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 06 November 2011, 09:34 WIB
RMOL. PM China Zhu Rongji dengan tegas meminta 100 peti mati, yang 99 untuk para koruptor dan satu untuk dirinya sendiri, jika terlibat korupsi. Dan hebatnya PM Zhu Rongji tidak pandang bulu dalam mengaktualisasikan kata-katanya.

"Hal ini dibuktikan saat rekan satu partainya, yang juga Wakil Ketua Kongres Rakyat China, untuk pertama kalinya merasakan peti mati tesebut," kata khotib di Masjid Agung Al Azhar, Amliwazir Saidi, saat menyampaikan khutbah Idul Adha, di Komplek Universitas Al Azhar, Jalan Sisingamaraja, Jakarta (Minggu, 6/11).

Tindakan Zhu Rongji ini ditentang oleh Amnesti Internasional, karena lebih dari 4.000 orang pejabat China telah dihukum mati akibat melakukan korupsi. Namun China tidak bergeming kerena menurut Zhu Rongji ini adalah jalan terbaik bagi China untuk menyelamatkan bangsanya dari kehancuran.

"Dia tidak hanya berpidato dalam memberantas korupsi, tapi dia melakukan tindakan nyata," ujar Amliwazir Saidi.

China, lanjut Amliwazir, menjalankan nahi munkar yang sesungguhnya karena hanya dengan begitu China menjelma menjadi negara yang diperhitungkan secara ekonomi di dunia internasional. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA