"Hal ini dibuktikan saat rekan satu partainya, yang juga Wakil Ketua Kongres Rakyat China, untuk pertama kalinya merasakan peti mati tesebut," kata khotib di Masjid Agung Al Azhar, Amliwazir Saidi, saat menyampaikan khutbah Idul Adha, di Komplek Universitas Al Azhar, Jalan Sisingamaraja, Jakarta (Minggu, 6/11).
Tindakan Zhu Rongji ini ditentang oleh Amnesti Internasional, karena lebih dari 4.000 orang pejabat China telah dihukum mati akibat melakukan korupsi. Namun China tidak bergeming kerena menurut Zhu Rongji ini adalah jalan terbaik bagi China untuk menyelamatkan bangsanya dari kehancuran.
"Dia tidak hanya berpidato dalam memberantas korupsi, tapi dia melakukan tindakan nyata," ujar Amliwazir Saidi.
China, lanjut Amliwazir, menjalankan
nahi munkar yang sesungguhnya karena hanya dengan begitu China menjelma menjadi negara yang diperhitungkan secara ekonomi di dunia internasional.
[ysa]
BERITA TERKAIT: