Aspirin Kurangi Resiko Terkena Kanker Usus

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 29 Oktober 2011, 14:01 WIB
Aspirin Kurangi Resiko Terkena Kanker Usus
ilustrasi
RMOL. Selain berguna untuk mengobati demam dan penahan rasa nyeri,
Aspirin juga dapat mengurangi resiko terkena penyakit kanker usus.

Pernyataan tersebut diterbitkan oleh jurnal medis The Lancet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus-kasus kanker perut menurun 60 persen di antara pasien dari keluarga yang mempunyai riwayat kanker usus, setelah mereka mengkonsumsi dua pil aspirin per hari selama dua tahun.

"Orang-orang yang mempunyai riwayat kanker dalam keluarga mereka, khususnya kanker usus, semestinya mempertimbangkan menambah aspirin dosis ringan dalam pengobatan rutinnya dan khususnya bagi orang-orang yang mempunyai kecenderungan terkena kanker," ujar Profesor Sir John Burn dari Universitas Newcastle yang memimpin penelitian tersebut, sebagaimana dilansir BBC (Sabtu, 29/10).

Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa aspirin mampu mencegah 10 ribu kasus kanker dalam kurun waktu 30 tahun terakhir ini.

Meski mengkonsumsi aspirin dalam tingkat dosis yang tinggi setiap hari, pasien yang mengikuti program ini tidak mengalami efek sampingan sama sekali. Padahal selama ini
penggunaan aspirin dikenal dapat menimpulkan efek sampingan seperti resiko pendarahan, borok di perut dan juga memicu beberapa jenis stroke.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA