Masyarakat juga Tahu Fadel Dicopot atas Usul Ical

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 23 Oktober 2011, 10:18 WIB
Masyarakat juga Tahu Fadel Dicopot atas Usul Ical
ical
RMOL. Untuk pos kementerian yang menjadi 'jatah' partai politik koalisi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hanya menempatkan seseorang berdasarkan usulan dari partai politik.

"Kalau Pak SBY, kan hanya melaksanakan apa yang dimintakan partai. Saya meyakini 100 persen bahwa sesungguhnya menteri dari partai lain, partai koalisi, itu diusulkan oleh partai-partai yang bersangkutan," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini, (Minggu, 23/10).

Hal itu ia katakan menanggapi polemik pencopotan Fadel Muhammad dari jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan. Karena itu, menurutnya, lebih baik pencopotannya ini ia tanyakan langsung ke Ketua DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie. Dikatakan Herman, Presiden hanya menentukan nama untuk menteri dari Demokrat dan dari kalangan profesional. Sedangkan dari partai politik, Presiden hanya menerima.

"Loh iya. Kalau (menteri) yang profesional dan (menteri) dari Demokrat, memang beliau (SBY) yang menentukan. Tapi kalau itu menjadi jatah partai, dimintakan kepada partai yang bersangkutan dong. Tidak mungkin Pak SBY mengambil sikap sendiri atas menteri-menteri dari partai tertentu," tegasnya.

Karena itu menurutnya, pencoptan Fadel ini tidak perlu menjadi gaduh. Karena, semua orang punya potensi tak terkecuali Fadel. Dan potensi itu bisa dituangkan dimana saja.

"Saya kira namanya kita punya potensi kemampuan, power, intelektualitas, di mana saja berkiprah, dimana saja bisa berbuat. Tinggal memang itu (pencopotan) sudah keputusan partai, ya sudah. Dan masyarakat juga mengerti," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA