Didi Irawady Syamsuddin: Penuding Amir-Denny Bawa Misi Khusus Nggak Ngerti Hukum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 20 Oktober 2011, 11:39 WIB
Didi Irawady Syamsuddin: Penuding Amir-Denny Bawa Misi Khusus Nggak Ngerti Hukum
didi irawady/ist
RMOL. Orang yang menuding atau menduga bahwa Amir Syamsuddin dan Denny Indrayana dipersiapkan Presiden SBY menjadi Menteri Hukum dan HAM dan Wamen untuk mengamankan kasus-kasus, yang melibatkan elit Partai Demokrat dan elit kekuasaannya, tidak mengerti hukum.

Karena lembaga penegak hukum adalah Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian dan Kejaksaan.

"Menkum HAM bukan penegak hukum. Menkum HAM (Amir Syamsuddin) juga sudah mengatakan bahwa dia bukan menteri Partai Demokrat, tapi menteri buat kita semua," tegas anggota Komisi III DPR dari F-Demokrat Didi Irawady Syamsuddin kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu, (Kamis, 20/10).

Berbeda kalau misalnya Ketua KPK adalah kader Demokrat, barulah relevan untuk dicurigai. Dalam kasus Nazaruddin, dia mencontohkan, Demokrat justru mendorong kasus itu diusut tuntas, agar tidak ada fitnah dan kecurigaan. Dan KPK independen dalam menangani kasus tersebut.
 
"Jadi nggak ada hubungan dengan Menkum dan HAM. Menkum dan HAM hanya soal administrasi, imigrasi, HAKI, HAM bukan masalah penegakan hukum. Itu (kecurigaan) mengada-ada," tegasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA