"Boleh jadi memang ada agenda seperti itu di balik pengangkatan ini. Karena semuanya orang dekat Pak SBY, dekat dengan lingkaran kekuasaan. Kalau ada persepsi seperti itu, tidak bisa kita napikan begitu saja," kata anggota Komisi III DPR Sarifudin Sudding kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini, Kamis, (20/10).
Apalagi sejauh ini, dia menyebut, nama-nama besar dari partai penguasa yang disebut mantan Bendahara Umum Demokrat M. Nazaruddin terlibat dalam kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang dan Hambalang, Bogor itu belum diproses secara maksimal.
Begitu juga dugaan kasus korupsi pengadaan IT KPU untuk Pemilihan Umum 2009 terancam tidak akan diungkit-ungkit lagi. Apalagi memang, Amir merupakan pengacara tim SBY-Boediono pada saat pasangan JK-Wiranto dan Mega-Prabowo mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada 2009 lalu.
"Saya kira apakah keberadaan mereka untuk mengamankan berbagai persoalan yang diduga kuat melibatkan elit kekuasaan, saya sih melihat mengarah kesitu," demikian Sudding.
[zul]
BERITA TERKAIT: