RESHUFFLE KIB II

Sekjen PPP: Penunjukan Wamen Bukan Menunjukkan Menteri Tak Profesional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 17 Oktober 2011, 10:51 WIB
Sekjen PPP: Penunjukan Wamen Bukan Menunjukkan Menteri Tak Profesional
ROMAHURMUZY/ist
RMOL. Penambahan Wakil Menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II diharapkan bisa meningkatkan kinerja kementerian yang bersangkutan ke depan. Karena wakil menteri ini berasal dari kelompok birokrat dan profesional.

"Karena dari sisi profesionalitas yang diharapkan oleh publik itu bisa dialamatkan atau dibebankan tanggung jawabnya kepada mereka-mereka yang duduk sebagai wakil menteri," kata Sekjen DPP PPP Romahurmuzy kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu.

Selain itu, masih kata politisi muda yang akrab disapa Romi ini, Wamen harus memiliki pembidangan tugas yang jelas. Agar, sang Wamen tidak hanya bekerja 'menggunting pita' dan menghadiri seminar atau diskusi.

"Karena selama ini yang terjadi begitu. Meski tidak semua, tapi ada yang begitu," ungkapnya.

Bukankah berarti penunjukan wakil menteri ini menunjukkan sang menteri tidak profesional sehingga harus ditempel oleh Wamen?

"Sebenarnya itu salah kaprah. Karena menteri-menteri ini tugasnya mengambil kebijakan berdasarkan pertimbangan politik atas ajuan yang secara profesional diajukan dirjen-dirjennya. Kan tugas menteri itu memilih opsi-opsi yang ada," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA