"Memang untuk memperkuat dorongan reformasi birokasi perlu lah (ada wamen PAN dan RB)," kata Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Dia memandang, selama ini memang terjadi kelambanan dalam melakukan reformasi birokrasi. Makanya, perlu wamen yang fokus membuat perencanaan dan memonitor pelaksanannya di lapangan.
"Supaya aparat birokasi itu bekerja sesuai dengan apa yang kita harapkan. Jadi harus ada kontrol untuk pelaksanaannya reformasi birokrasi itu. Karena kita punya kebutuhan percepatan reformasi birokrasi," tambah politikus Golkar ini.
Tapi saat ditanya, apakah proses reformasi birokrasi itu tidak berjalan sebagaimana mestinya karena kesalahan menteri, dia enggan menjawab. Termasuk saat ditanyakan, siapa yang layak untuk menjadi wamen, politikus yang juga mantan jaksa itu juga tak mau buka mulut.
"Saya tidak menilai siapa orangnya," tampiknya.
[zul]
BERITA TERKAIT: