Presiden Yaman Janji Turun Jabatan dalam Waktu Dekat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 09 Oktober 2011, 19:01 WIB
Presiden Yaman Janji Turun Jabatan dalam Waktu Dekat
ali abdullah saleh/ist
RMOL. Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh berjanji akan meninggalkan kekuasaan dalam beberapa hari mendatang.

Melalui pidato yang disiarkan televisi lokal itu, Ali Abdullah Saleh juga mengatakan akan memenuhi tuntutan para demonstran anti-pemerintah. Menurutnya, mustahil untuk membiarkan negara Yaman hancur. Sementara di negaranya, ada laki-laki yang tulus baik itu dari kalangan sipil atau militer, yang memiliki kapabilitas untuk memerintah Yaman.

Selanjutnya, Saleh juga mengungkapkan akan bertemu dengan parlemen dalam beberapa hari mendatang, untuk membahas secara transparan situasi di Yaman.

Namun, para pemimpin oposisi tetap skeptis dengan pernyataan Saleh tersebut. Sementara itu, banyak dari lawan Saleh pun yang percaya jika Saleh mundur, maka kekuasaan akan ditransferkan ke anggota keluarganya. Namun, dengan tegasnya Saleh membantah tuduhan itu.

"Berapa banyak putra presiden? Seberapa besar keluarga presiden? Berapa banyak saudara atau cucu?? Dan berapa banyak dari mereka yang memiliki kekuasaan?" tutur Saleh, seperti dilansir dari Al Jazeera (Minggu, 9/10).

Dalam hal ini, putra Saleh, Ahmed, dan beberapa keponakannya mengendalikan unit militer yang kuat di Yaman. Bahkan sebelumnya, Ahmad telah lama dipandang sebagai pewaris kursi kepresidenan Yaman.

Aksi protes anti-pemerintah di alun-alun di ibukota Sanaa, Yaman, telah berlangsung selama hampir sembilan bulan. Aksi yang dijuluki sebagai "Change Square" ini, menuntut presiden Saleh agar turun tahta setelah berkuasa 33 tahun lamanya di Yaman. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA