Hal itu dikatakan Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto kepada
Rakyat Merdeka Online siang ini.
"Itu (pertemuan) sudah terjadi. Jadi ada pembicaraan bilateral dan informal antara Presiden dan ketua partai. Tapi itu berada dalam ruang yang 'kedap suara'. Bahkan orang-orang terdekat di partai saja tidak tahu apa isi pembicaraan," ungkap Bima.
Meski mengaku tidak mengetahui isi pembicaraan Presiden dengan pimpnan partai, tapi Bima memastikan ada tiga hal yang akan dilakukan Presiden SBY terhadap para menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II. Ketiga hal itu adalah pencopotan, pergeseran, dan pengokohan.
"Maksud saya, yang tetap di posisi masing-masing itu kan dikukuhkan sebetulnya. Yaitu, menteri-menteri yang sudah
performance. Kita yakin salah satunya adalah Menko Perekonomian. Itu pengokohan. Ada pergeseran karena berdasarkan prinsip
the right man on the right place. Satu lagi pencopotan, dilepaskan dari tugas di kabinet," beber Bima.
Siapa yang bakal dicopot itu?
"Saya yakin nama itu sudah ada di Preisden. Saat ini bukan lagi siapa yang dicopot. Tapi mencari alternatif penggantinya," jawab politisi muda ini.
Apakah PAN akan sodorkan nama?
"Kita tidak mempertahakan nama dan kita tidak menawarkan nama. Ketum (Hatta Rajasa) selalu bilang, bahwa kita siap dengan semua skenario," katanya mantap.
[zul]
BERITA TERKAIT: