Bagaimana dengan partai koalisi pendukung pemerintah? Ketua DPP Irgan Chairul Mahfiz, yang merupakan bagian dari partai koalisi, belum mengetahui persis kapan perombakan itu akan diambil Presiden.
"(Kami) belum tahu persis. Sepanjang kita tahu, baru pengkondisian secara umum saja. Tapi belum secara intensif, belum. Hanya isyarat bakal ada
reshuffle," kata mantan Sekjen DPP PPP ini kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Karena itulah, dia mengakui bahwa Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali telah melakukan pembicaraan dengan Presiden SBY soal
reshuffle KIB II.
"Sempat disampaikan (oleh Presiden ke SDA). Tapi tidak teknis, masih umum. Mengisyaratkan akan ada
reshuffle. Tapi belum bersifat lebih teknis, umum saja," kata Irgan lagi.
Irgan sendiri berharap, Presiden SBY secepatnya memastikan apakah akan merombak kabinet atau tidak. Agar polemik tentang
reshuffle tidak terlalu menyita energi.
"Itu momentnya terserah Presiden saja. (Tapi) lebih cepat lebih bagus untuk memberikan kepastian bagi masyarakat maupun bagi menteri yang bersangkutan. Supaya jangan ada ruang untuk dipolemikkan. Karena energi masyarakat akan tersita. Makin panjang durasi pembahasnnya," lanjut Irgan.
Di PPP sendiri belum ada pembicaraan soal
reshuffle. Tapi dia yakin, Menteri Perumahan Rakyat Suharsa Monoarfa dan Menteri Agama SDA akan aman.
"Insya Allah, saya yakin aman. Prediksi saya aman," katanya mantap.
Bagaimana Menteri Suharsa yang disebut telah melakukan pelanggaran moral?
"Ya, kalau kinerja nggak ada persoalan. Malah baik kerjanya," jawabnya diplomatis.
[zul]
BERITA TERKAIT: