"Ketakutan Presiden adalah apakah beliau sudah melakukan yang terbaik atas amanah yang diberikan rakyat," terang Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa dalam diskusi dengan tema "Membedah KIB II, Siapa yang Layak Diganti?' di gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat siang ini.
Hadir sebagai pembicara selain Daniel, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay, anggota Komisi III F-PAN Taslim Chaniago, Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia Ray Rangkuti, dan pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia Burhanudin Muhtadi.
Makanya, untuk memberikan yang terbaik kepada rakyat, kata Daniel melanjutkan, saat ini adalah momentum yang terbaik bagi SBY untuk mengevaluasi Kabinet Indonesia Bersatu II. Evaluasi kabinet ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja pemerintah.
Dalam mengevaluasi KIB II, masih kata Daniel, Presiden tidak menghiraukan masalah pencitraan. Karena yang terpenting bagi Presiden adalah bagaimana di sisa waktu tiga tahun ke depan, kinerja pemerintahan akan digenjot. Pemerintah akan lari marathon.
[zul]
BERITA TERKAIT: