Hal itu diungkapkan pengamat politik Syahganda Nainggolan kepada
Rakyat Merdeka Online pagi tadi. Saat ini, katanya, berkembang wacana bahwa pengganti Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar harus berasal dari Aceh, kalau memang dia dirombak. Karena Mustafa berasal dari Aceh.
Apalagi, masih kata Syahganda, saat ditanya soal
reshuffle kabinet baru-baru ini, Menteri Perhubungan Freddy Numberi menegaskan bahwa dia di KIB II mewakili Papua.
"Kapan dia mewakili Papua. Nggak ada. Pokoknya nggak boleh ada kata-kata SARA, mewakili suku, mewakili daerah. Pokoknya harus
the best among the best. Yang terbaik di antara terbaik di bangsa ini itulah yang berhak untuk duduk di kabinet, di pemeritahan," katanya.
Berbeda dengan representasi partai politik. Partai politik bisa melakukan
sharing kekuasaan. Karena partai merupakan elemen demokrasi. Tapi, kata Syahganda Nainggolan, partai politik harus merekomendasikan kader terbaik. Selain, itu tetap mengedepankan sisitem presidensial dimana Presiden yang berhak mengangkat dan memberhentikan menteri.
[zul]
BERITA TERKAIT: