Ngotot Reshuffle, Golkar Ingin Lanjutkan Tradisi SBY-JK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Jumat, 23 September 2011, 08:57 WIB
Ngotot <i>Reshuffle</i>, Golkar Ingin Lanjutkan Tradisi SBY-JK
jusuf kalla/ist
RMOL. Partai Golkar dinilai merupakan partai yang getol menyuarakan pentingnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk merombak Kabinet Indonesia Bersatu II saat ini. Kengototan partai itu bukan tanpa sebab. Golkar dinilai berharap kursi tambahan pada perombakan kabinet ini.

"Golkar itu semakin nakal, semakin tak terkontrol, semakin genit, semakin mendapatkan reward dari Pak SBY. (Karena) secara matematis kekuatan politik, dia (Golkar) kuat. Makanya, dibutuhkan Partai Demokrat dan Pak SBY," kata pengamat politik Hanta Yuda kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Meneruskan keterangannya, dalam setiap perombakan kabinet, berdasarkan pengalaman sebelumnya, Partai Golkar selalu mendapatkan tambahan kursi menteri. Ditengarai, inilah sebab, Golkar vokal bersuara pentingnya reshuffle kabinet. Peneliti The Indonesian Institute ini membuktikan, Golkar yang pada KIB I hanya mendapat dua kursi menteri, pada reshuffle 5 Desember 2009, mendapat tambahan satu kursi yaitu, Kementeri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, yang dipercayakan kepada Paskah Suzetta.

Begitu pula pada reshuffle yang kedua, pada masa pemerintahan SBY-JK, Golkar lagi-lagi mendapat tambahan menteri, yang akhinya menteri Golkar menjadi empat. Pada reshuffle kedua yang diumumkan 7 Mei 2006 itu, Golkar mendudukkan Andi Matalatta sebagai Menteri hukum dan Hak Asasi Manusia.  

"Polanya, setiap reshuffle, Golkar mendapatkan satu kursi. Makanya, prediksi saya ini akan kembali terulang. Jadi Golkar akan mendapat tambahan kursi di kabinet," kata penulis buku Presidensialisme Setengah Hati: dari Dilema ke Kompromi ini.

Saat ini Golkar hanya mendapatkan tiga kementerian. Yaitu, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA