"Kalau ada komentar, ada pendapat dari masyarakat, senantiansa dipertimbangkan oleh Bapak Presiden," kata Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu.
Tak hanya itu, masih kata Jafar, pada saat menentukan siapa yang akan dipilih menjadi menteri pada saat pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II, Presiden juga mendengarkan dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat.
Namun, apakah SBY betul-betul akan melakukan perombakan kabinet, dan kapan waktu persisnya, Jafar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden.
"Reshuffle itu ditentukan oleh Presiden dan Presiden yang akan menilai layak atau tidak. (Apakah menteri) dianggap perlu dipertahankan atau ada perubahan (tergantung Presiden)," demikian Jafar.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: