PILGUB DKI JAKARTA

Galang Dana dari Masyarakat, Faisal Basri Kembalikan Moralitas Politik Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 24 Agustus 2011, 14:32 WIB
Galang Dana dari Masyarakat, Faisal Basri Kembalikan Moralitas Politik Indonesia
FAISAL BASRI/IST
RMOL. Cara Faisal Basri Batubara dalam mendulang dukungan dari masyarakat untuk menjadi gubernur DKI Jakarta patut diacungi jempol. Ekonom dari Universitas Indonesia yang maju melalui jalur independen itu mengumpulkan dana kampanye dari masyarakat dengan membentuk posko.

Ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten, Dahnil Anzar Simanjutak, menilai  Faisal Basri Batubara mulai mendekonstruksi moral politik para kandidat dalam setiap perhelatan pemilihan kepala daerah dan politik di Indonesia.

"Melalui pencalonan dia sebagai gubernur DKI, bagi saya ini gerakan politik positif bak cahaya di kegelapan. Faisal Basri Batubara mempertontonkan moral politik baru, yang membangun kekuatan perubahan melalui kekuatan masyarakat itu sendiri," kata Dahnil kepada Rakyat Merdeka Online siang ini.

"Kalau pun gerakan Faisal ini gagal, setidaknya dia telah menunjukkan kepada masyarakat bahwa politik kita masih bisa melahirkan kekuatan moral yang tidak disandera oleh kepentingan kapitalis dan birokratis korup," tambah Ketua PP Pemuda Muhammadiyah bidang Pemberdayaan Buruh, Tani dan Nelayan ini.

Informasi diperoleh Dahnil, yang mengaku tidak kenal dengan Faisal secara pribadi ini, sumbangan dari masyarakat telah mencapai Rp300 juta. Sekali lagi dia mengungkapkan, cara Faisal Basri yang mengumpulkan sukarelawan dan pendanaan dari masyarakat ini merupakan cara baru bagi perpolitikan di Indonesia. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA