Ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten, Dahnil Anzar Simanjutak, menilai Faisal Basri Batubara mulai mendekonstruksi moral politik para kandidat dalam setiap perhelatan pemilihan kepala daerah dan politik di Indonesia.
"Melalui pencalonan dia sebagai gubernur DKI, bagi saya ini gerakan politik positif bak cahaya di kegelapan. Faisal Basri Batubara mempertontonkan moral politik baru, yang membangun kekuatan perubahan melalui kekuatan masyarakat itu sendiri," kata Dahnil kepada
Rakyat Merdeka Online siang ini.
"Kalau pun gerakan Faisal ini gagal, setidaknya dia telah menunjukkan kepada masyarakat bahwa politik kita masih bisa melahirkan kekuatan moral yang tidak disandera oleh kepentingan kapitalis dan birokratis korup," tambah Ketua PP Pemuda Muhammadiyah bidang Pemberdayaan Buruh, Tani dan Nelayan ini.
Informasi diperoleh Dahnil, yang mengaku tidak kenal dengan Faisal secara pribadi ini, sumbangan dari masyarakat telah mencapai Rp300 juta. Sekali lagi dia mengungkapkan, cara Faisal Basri yang mengumpulkan sukarelawan dan pendanaan dari masyarakat ini merupakan cara baru bagi perpolitikan di Indonesia.
[zul]
BERITA TERKAIT: