"Pak Marzuki Alie ini orang yang populer dalam ketidakpopuleran. Ketika ada tsunami Mentawai, dia polos-polos saja mengatakan, kalau takut ombak jangan tinggal di dekat pantai. Itu kan pepatah lama dari SD kita sudah tahu," kata Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana
Rakyat Merdeka Online siang ini.
Sutan memastikan tidak ada yang salah dalam pernyataan Marzuki Alie tersebut. Apalagi sebelumnya sejumlah LSM pernah melaporkan Marzuki ke BK DPR, salah satunya karena pernyataan itu, tapi ditolak.
"Kan dimentahkan (BK DPR aduan soal Marzuki). Jadi lah itu barang Mentawai yang mentah," kata Sutan.
Meski begitu Sutan memaklumi bahwa Marzuki Alie kerap menyampaikan sesuatu tidak tepat waktunya. Makanya mengundang perdebatan, meski sebenarnya tidak ada yang salah. Termasuk dalam usulan pembubaran KPK, yang ia sampaikan pada Jumat lalu.
"Nggak ada yang salah. Itu kan hanya pendapat. Tapi kurang tepat waktunya. Mengingat posisi dia Ketua DPR, dia ini orang nomor 3 loh (di Indonesia). Makanya jadi berita. Ya sudah kita ambil hikmah saja. Kita jangan terlalu cepat memvonis," katanya.
Kekurangtepatan pernyataan itu disampaikan Marzuki Alie, tambah Sutan, juga disebabkan Partai Demokrat belakangan ini mendapat sorotan, karena ada kader yang tersangkut korupsi. Makanya dianggap sebagian orang pernyataan Marzuki itu adalah sikap Demokrat.
"Kalau saya Ketua Dewan Pembina, menurut saya tidak ada yang harus ditegur," katanya saat ditanya apakah dengan demikian Marzuki Alie perlu ditegur meski Sutan mengakui sebelumnya ada anggota DPR dari Demokrat para periode lalu yang ditegur karena bicara ceplas-ceplos.
[zul]
BERITA TERKAIT: