Mubarok: Yang Minta Anas Urbaningrum Nonaktif Tidak Akan Diberi Sanksi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 25 Juli 2011, 07:38 WIB
Mubarok: Yang Minta Anas Urbaningrum Nonaktif Tidak Akan Diberi Sanksi
ahmad mubarok/ist
RMOL. Usul untuk menggelar kongres luar biasa yang mengemuka kemarin pada acara Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat kandas. Karena yang mengusulkan agar Anas Urbaningrum nonaktif lewat KLB hanya satu orang.

Demikian diungkapkan anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Ahmad Mubarok pagi ini. Karena, usul yang disampaikan oleh Sekretaris DPD Jawa Tengah, Dani Sriyanto langsung ditolak oleh para peserta Rakornas.

"Langsung direspons oleh yang lain, wuhhhhh," kata Mubarok, di TVOne.

Menurut Mubarok, Dani bukan hanya pada acara Rakornas saja mengungkapkan usulan itu. Sebelum acara tahunan itu digelar, Dani juga sudah menyampaikannya ke publik. Karena itu, dia menepis Partai Demokrat mengintimidasi dan tidak mendengar aspirasi kadernya. Tapi memang, aspirasi itu tidak mendapat respons positif dari kader partai lainnya.

"Itu memang aspirasi. Tapi (Dani) baru ngomong sedikit langsung dilawan oleh aspirasi lain," tegasnya.

Meski mengusulkan KLB, Dani dipastikan tidak akan mendapat sanksi.

"Siapa yang akan memberi sanksi," kata Mubarok.

Sebelumnya di Arena Rakornas, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun menegaskan, Dani akan diingatkan secara lisan. Tapi kalau Dani masih terus menyampaikan usulannya itu, kata Jhonny, akan ada mekanisme untuk selanjutnya untuk membahas tindakan Dani tersebut. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA