"Jangan pernyataan di media dong. Mana suratnya. Kalau dia mundur, mana suratnya dan kasih tahu dimana dia kirim dan dimana dicap posnya. Kan tidak ada. Mundur nggak mundur, jangan wacana," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada
Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Ramadhan Pohan pun tidak mau pusing dengan pengakuan tersangka kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games tersebut. Karena SP3 sudah dilayangkan hari ini.
"Orang hari ini (SP3) sudah terjadi (dilayangkan) kok. Yang seperti itu nggak perlu malu-malu lagi. Yang sekarang itu ditunggu-ditunggu publik itu, dia menampakkan diri secara jantan, memberikan kesaksian kepada KPK. Katanya taat hukum, ya penuhi dong. Kalau dia cinta Indoesia kembali, yuk kita bongkar semua," tegas Ramadhan.
Meski kata Ramadhan, orang yang disebut-sebut Nazaruddin terkait dengan kasus suap tersebut, sudah membantah tudingan yang disampaikan lewat pesan singkat itu.
Kepada
Tempo lewat pesan singkat kemarin, Nazaruddin yang saat ini menjadi buronan internasional mengaku akan mengundurkan diri. "Saya mulai besok, hari Senin, menyatakan mundur dari DPR dan Partai Demokrat," katanya di harian nasional yang terbit hari ini.
[zul]
BERITA TERKAIT: