Prof. Ichlasul Amal: Timing Tak Tepat, Mestinya SBY Sambil Lalu Saja Sindir Media

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 12 Juli 2011, 07:25 WIB
Prof. Ichlasul Amal: <i>Timing</i> Tak Tepat, Mestinya SBY Sambil Lalu Saja Sindir Media
ichlasul amal/ist
RMOL. Beberapa media belakangan ini ramai memberitakan tudingan tersangka kasus suap proyek pembangunan wisma atlet Sea Games di Palembang, M. Nazaruddin, berdasarkan pesan singkat lewat Short Message Service dan BlackBerry Messenger. Penggunaan sumber berita dari dua layanan tersebut dinilai tidak tepat.

"Memang saya lihat keliru. Masak sumber dari SMS. SMS itu sendiri belum tentu berasal dari Nazaruddin, boleh saja dari orang lain. Sebetulnya sulit ya (memastikan itu dari Nazaruddin). Harus dicek dan ricek," kata mantan Ketua Dewan Pers, Ichlasul Amal, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 12/7).

Meski begitu, dia menyayangkan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyindir media-media tersebut secara keras. Menurutnya, SBY tidak seharusnya menggelar konferensi pers khusus hanya untuk mengomentari pemberitaan media.

"Memang ada benarnya unek-unek-nya itu ya. Tapi mestinya kalau menyindir, sepintas lalu saja, tidak secara khusus," ujar mantan Rektor UGM Jogjakarta ini.

Pada saat menjabat sebagai Ketua Dewan Pers, Ichlasul pernah mengusulkan kepada Presiden SBY untuk menggelar meet the press secara periodik. Pada acara itulah, Presiden bisa menyampaikan unek-unek, apa saja, termasuk soal pemberitaan media. Meski pernah berjalan sebentar, tapi saat ini tidak pernah digelar lagi. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA