Hal itu dikatakan Kabag Penum Polri Kombes Boy Rafli Amar kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 6/7).
Meski demikian, Polri terus bekerja sama dengan Interpol untuk membantu Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap tersangka kasus suap proyek pembangunan wisma atlet Sea Games di Palembang. Polri pun sudah menyebarkan
red notice penangkapan anggota Komisi VII tersebut. Terakhir, Nazaruddin diketahui berada di Singapura.
"Terkait di Filipina kita belum memantau. Tapi Polri sedang mengupayakan untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. Polri masih terus bekerja sama dengan unsur Interpol," tandasnya, yang mengaku saat ini sedang berada di Bandung.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: