Ketua
Dewan Pembina Partai Demokrat itu pun mendukung langkah hukum yang diambil Anas tersebut.
"Tentu sudah tahu. Adalah hak setiap warga negara untuk membela nama baiknya apabila merasa dicemarkan," kata Juru Bicara Kepresidenan, Julian
Aldrin Pasha di Jakarta, Selasa (5/7).
Julian membantah bahwa laporan Anas CS itu atas perintah langsung Presiden SBY. Namun
kata Julian, sikap SBY sudah jelas dalam kasus tersebut.
"Presiden menegaskan
seluruh kader Demokrat itu berkedudukan sama di muka hukum. Presiden
menegaskan tidak boleh ada tebang pilih di dalam hukum dan harus
mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Julian, seperti dikutip dari
JPNN.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: