Hal itu ia katakan saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 5/7).
"Saya tidak mau ikut-ikutan, tidak mau berkomentar. Saya sudah berhenti berkomentar itu sejak masalah ini diambil alih oleh Dewan Kehormatan. Sekarang ini sudah ada proses hukum. Kita hormati proses hukum. Gitu saja. Kita Jangan mengintrvensi," katanya.
Soal tudingan Nazaruddin lewat BBM ke sejumlah media bahwa beberapa elit Demokrat terlibat dalam kasus suap proyek Sesmenpora, Ketua Komisi III DPR ini meragukannya. Dia tidak yakin itu berasal dari Nazaruddin.
"Ok lah itu PIN dia. Tapi bagaimana
you memastikan bahwa PIN itu berada di tangan dia dan berasal dari dia. Bisa saja PIN itu, BB itu jatuh ke tangan pihak ketiga," terangnya.
Demokrat sendiri tidak bisa memastikan apakah pesan itu betul dari Nazaruddin, yang saat ini berada di Singapura. Karena Demokrat sudah kehilangan kontak dengan anggota Komisi VII DPR tersebut.
[zul]
BERITA TERKAIT: