"Saya prihatin dengan masih banyaknya praktek korupsi. Di eksekutif ada, di legislatif ada, di yudikatif ada. Di pusat ada, di daerah ada," kata SBY saat diwawancara
Elshinta (Senin petang, 4/7).
Oleh karenanya, SBY mengajak semua pihak secara bersama-sama memberantas korupsi.
"Marilah kita bersama-sama memberantas korupsi. Negara terus merugi rakyat tidak dapat apa-apa kalau korupsi terus terjadi. Jangan terus mengembangkan budaya yang tidak baik. Kita berbenah diri untuk secara lebih serius memberantas korupsi ," katanya lagi.
SBY minta hukum ditegakkan, tentunya dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. SBY meminta publik, khususnya media tak menghukum duluan. Biarkan semua proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.
"Pegang asas praduga tak bersalah. Teman-teman pers dalam memberitakan jaga akurasinya. Belum-belum sudah dihukum atau dinyatakan bersalah oleh pers. Yang menyatakan bersalah pengadilan, bukan presiden bukan pers. Bukan siapapun," tegasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: