SBY Banyak Perintah, Kapolri Biasa Saja kalau Gagal Tangkap Nazaruddin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 04 Juli 2011, 10:54 WIB
SBY Banyak Perintah, Kapolri Biasa Saja kalau Gagal Tangkap Nazaruddin
sb yudhoyono/ist
RMOL. Kapolri mengaku sudah bergerak menjalankan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menangkap mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin. Tapi Kapolri diragukan bisa mendatangkan tersangka kasus kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet Sea Games tersebut.  

"Saya tidak begitu yakin. Karena ini hanya gerakan sesaat saja. Setelah itu akan diam. Hilang lagi. Ini karena Nazaruddin politisi saja. Coba kalau pengusaha lain, tidak akan ada ini," kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi PAN Taslim Chaniago kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 4/7).

Bila pun Kapolri tidak berhasil menunaikan perintah Presiden tersebut, diyakininya tidak akan terjadi apa-apa terhadap Kapolri, semisal ditegur atau bahkan diberikan sanksi. Karena sebelumnya, sudah banyak instruksi sejenis, tapi tidak ada tindak lanjut bahkan tidak ada hasilnya.

"Ini kan sama saja pemerintah yang dulu sama sekarang. Pemerintah yang dulu kan cukup banyak juga keluarkan perintah memburu koruptor. Tapi kan tidak ada yang berhasil. Saya nilai tidak akan ada pengaruhnya juga terhadap Kapolri kalau pun misalnya gagal. Biasa-biasa saja," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA