Saat ini setidaknya ada tiga nama yang disebut-sebut bakal didukung partai berlambang kepala banteng moncong putih itu. Yaitu anggota DPRD DKI Jakarta Boy Sadikin, Wakil Walikota Tangerang Rano Karno, dan Walikota Solo Joko Widodo.
Betulkah Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi ini siap menuju Jakarta 1 menggeser Fauzi Bowo?
"Nggak ada. Hahahaha. Saya itu orang bodoh. Saya kan tadi sudah ngomong, saya itu orang bodoh. Mestinya saya mengukur diri. Kalau saya bisa bermanfaat, kenapa tidak. Kalkulasi dan hitung-hitungan saya, saya masuk kategori nggak pintar, gimana mau menyelesaikan masalah," katanya merendah kepada
Rakyat Merdeka Online.
Jokowi menyampaikan hal itu saat ditemui di sela-sela acara peresmian Pusat Studi dan Pendampingan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Aula Universitas Sebelas Maret, Solo, oleh Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, (Selasa siang, 29/6).
Dia menyebut dirinya bodoh karena sebelumnya dimintai tanggapan atas pernyataan keras Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, yang menyebutnya Walikota bodoh. Saat itu, dia menjawab dengan merendah, bahwa dirinya memang bodoh.
Cemoohan Gubernur Bibit Waluyo kepada Jokowi, seperti diberitakan media massa di Jawa Tengah kemarin (Senin, 28/6), dilatarbelakangi sikap Jokowi yang menentang kebijakan Gubernur dalam rencana pembangunan mal di tanah eks bangunan Pabrik Es Saripetojo di Solo.
Pemkot Solo menolak pembangunan tersebut mengingat Saripetojo masuk dalam Benda Cagar Budaya (BCB) yang perlu dilestarikan. Diakui Jokowi, Pemprov Jateng berhak atas tanah itu karena berstatus milik Pemprov. Tapi dia menolak kalau yang dibangun disana pusat perbelanjaan modern.
[dem]
BERITA TERKAIT: