"Partai Demokrat? Saya kira begini. Kalau saya pribadi, saya tidak tahu-menahu hal-hal demikian," kata Sutan kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu saat ditanyakan pengakuan Nazaruddin itu lewat pengacaranya, OC Kaligis kemarin.
Sutan kembali menegaskan bahwa dia buta sama sekali akan kasus yang melilit Nazaruddin tersebut. Makanya dia dan politisi Demokrat lainnya terkejut saat Ketua MK Mahfud MD dan Presiden SBY menggelar jumpa pers mengumumkan kasus tersebut di Istana.
"Kalau dibilang Partai Demokrat tahu, berarti Demokrat punya rencana memberi ini ke si A, si B. Saya sebagai salah satu petinggi partai tidak tahu ada hal-hal demikian dibicarakan. Partai Demokrat tidak punya
planning, kebijakan yang aneh-aneh. Kita mendorong pemerintahan yang bersih dan berwibawa agar ada manfaat bagi rakyat," ungkapnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: