Demikian salah satu pesan yang disampaikan pemimpin tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyed Ali Khamenei, saat menerima kunjungan Presiden Irak Jalal Talabani, sebagaimana dilansir
IRNA (Minggu, 26/6).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Iran ini, Khamenei menyebut kehadiran AS dan para sekutunya di Irak sebagai sumber masalah dalam negeri. Khamanei pun meminta Presiden Irak untuk bertindak tegas dan mengambil langkah yang kuat untuk memecahkan masalah ini. Khamenei berkeyakinan bahwa seandainya Irak mampu menghentikan keterlibatan AS di negerinya maka Irak akan menjadi negara besar karena telah berhasil melewati masa-masa sulit.
Sementara Talabani mengatakan bahwa semua kelompok dan faksi di Irak memiliki pandangan yang sama mengenai kemajuan dan pembangunan bagi negara. Mereka semua juga sepakat menentang kehadiran militer AS di Irak.
Senada dengan Khamenei, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang juga hadir pada pertemuan tersebut mengatakan bahwa dengan mengacu pada ikatan sejarah yang mendalam antara Iran dan Irak, maka hubungan ekonomi politik dan budaya antara Teheran dan Baghdad harus dikembangkan. Ahmadinejad juga menyatakan harapan bahwa Irak bisa membangun kembali infrastruktur dengan menggunakan pengalaman dan kemampuan teknis Iran.
[yan]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: