Pimpinan KPK yang Baru menjadi Taruhan SBY

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 26 Juni 2011, 08:51 WIB
Pimpinan KPK yang Baru menjadi Taruhan SBY
RMOL. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang baru menjadi taruhan bagi keseriusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam memberantas korupsi. Karena selama ini komitmen Presiden SBY dalam memberantas korupsi dipertanyakan banyak kalangan.

Saat ini Panitia Seleksi Pimpinan KPK, yang dibentuk Presiden SBY, sedang menggodok nama-nama yang bakal dikirim ke DPR untuk dipilih menjadi Pimpinan KPK yang baru.

Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, pagi ini (Minggu, 26/6), mengatakan jika Presiden SBY nantinya mengajukan sosok calon yang benar-benar tangguh dan independen, proses pemilihan Ketua baru KPK bisa menjadi momentum bagi Presiden meraih kembali kepercayaan publik. Selain itu, Presiden harus mampu meyakinkan rakyat bahwa dia tidak menitipkan kepentingannya di pundak Ketua KPK yang baru.

"Dengan begitu, pemilihan ketua KPK yang baru menjadi peluang bagi presiden untuk menyusun strategi baru dalam memerangi korupsi di negara ini," ungkap Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar ini.

Dia mengatakan hal tersebut karena strategi dan target Presiden memerangi korupsi sedikit banyak akan ditentukan oleh keberanian Ketua KPK. Berarti, membaik atau memburuknya citra Presiden nantinya pun akan dipengaruhi oleh kinerja KPK yang hampir pasti bakal dipimpin sosok-sosok baru.

"Bukan mengada-ada jika saya mengatakan bahwa baik buruknya kinerja KPK terpulang pada kemauan presiden. Kemauan politik presiden menjadi faktor penentu, apakah KPK semakin kuat atau sebaliknya terus melemah," demikian Bamsoet, panggilan akrabnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA