TKI DIPANCUNG

SBY Disarankan Tak Ragu Minta Dukungan Dunia Internasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 25 Juni 2011, 23:38 WIB
RMOL. Sampai saat ini pemerintah Saudi Arabia masih belum mau meminta maaf terkait hukuman mati sepihak yang dilakukan terhadap TKW asal Bekasi, Ruyati binti Satubi.

Direkutur Migrant Care, Wahyu Susilo, mengecam keangkuhan dari pihak Dubes Saudi Arabia karena mereka sama sekali tidak menunjukkan niat yang baik.

"Presiden haru bertindak tegas. Arab Saudi sudah diluar batas. Kalau perlu kumpulkan dukungan internasional" ujar Wahyu kepada Rakyat Merdeka Online, di Jakarta (sabtu, 25/6).

Terkait banyaknya dugaan praktek korupsi dalam mengurusi TKI, Wahyu meminta KPK untuk menyelidiki kasusnya. Memang kuat dugaan lembaga-lembaga TKI dan agen penyaluran swasta TKI satu sama lainnya sering berbuat curang.

"Kami meminta KPK menyelidki masalah suap menyuap tersebut" pungkas Wahyu. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA