Pesan dari pemimpin tertinggi Iran ini dibacakan oleh penasehat untuk urusan internasional Ali Akbar Velayati didepan peserta konfrensi dari 60 negara. Dalam pesannya Ali Khamenei mengungkapkan apresiasinya atas partisipasi negara-negara yang peduli untuk membahas dan meneliti terorisme yang telah berubah menjadi salah satu fenomena yang paling buruk di masyarakat dunia.
Menurut Ali Khamenei, terorisme bukanlah fenomena baru. Namun sudah dimulai dengan kemunculan isu senjata pemusnah massal di negara-negara Barat. Dan yang lebih mengerikan, lanjutnya, adalah perhitungan kekuatan 'setan dunia' yang menggunakan terorisme dalam kebijakan dan perencanaan untuk mencapai tujuan tidak sah mereka. Khameini akhirnya meminta agar negara-negara memerangi terorisme yang sebenarnya.
Khamenei menyoroti masalah zionisme yang secara kontinue melakukan tindakan terorisme di Palestina. Bahkan menurutnya, para pemimpin rezim zionisme merasa bangga dengan latar belakang mereka sebagai teroris. Amerika Serikat, Inggris dan beberapa pemerintah Barat, menurut Khamenei, memiliki catatan hitam sebagai pelaku teroris. Anehnya, kata Khamenei, saat ini mereka mengklaim memerangi terorisme.
"Mereka adalah teroris yang sama, yang pada dekade 1980an, membantai ribuan orang tak berdosa di Iran," begitu isi pesan Ali khamenei, seperti dilansir IRNA (Sabtu, 25/6).
Lebih lanjut, Khamenei menghimbau agar perjuangan melawan kejahatan yang sesungguhnya menjadi tanggung jawab semua negara dan berharap negara-negara yang menghadiri Konferensi Internasional bisa menghimpun kekuatan yang lebih besar untuk melawan terorisme global.
[dem]
BERITA TERKAIT: