ITALIA

Jajak Pendapat tentang Nuklir Jadi Ukuran Popularitas PM Berlusconi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 12 Juni 2011, 13:30 WIB
Jajak Pendapat tentang Nuklir Jadi Ukuran Popularitas PM Berlusconi
silvio berlusconi/IST
RMOL. Pemerintah Italia akan melakukan jajak pendapat hari ini (Minggu, 12/6) untuk memutuskan, apakah mereka akan melanjutkan upaya produksi tenaga nuklirnya atau tidak.

Sebelumnya Pemerintah Italia telah meyakinkan rakyatnya bahwa pada tahun 2020 mendatang energi nuklir akan memainkan peranan cukup penting dalam membantu kebutuhan energi di negara tersebut. Energi nuklir mampu memenuhi seperempat dari keseluruhan kebutuhan energi warga di Italia.

Seperti dilansir BBC, (Minggu, 12/6), sejumlah kritikus menyebutkan akibat bencana gempa yang merusak tiga pembangkit nuklir di Fukushima, Jepang, membuat pendapat warga di Italia soal pemanfaatan nuklir sebagai sumber energi kini berbalik. Sebagian mereka menolak penggunaan energi yang bersumber dari nuklir.

Upaya untuk memproduksi energi nuklir ini juga sempat ditinggalkan oleh Italia setelah terjadi bencana nuklir Chernobyl pada tahun 1987.

Jajak pendapat yang dilakukan hari ini, juga bisa dijadikan sebagai tolak ukur bagi popularitas Perdana Menteri Silvio Berlusconi. Jika hasil jajak pendapat ini mendukung untuk memproduksi nuklir maka Silvio Berlusconi bisa dipastikan masih memiliki popularitas yang tinggi, begitu pun sebaliknya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA