SBY Bersikap, Hentikan Polemik Pro Kontra Gedung DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 07 April 2011, 14:45 WIB
SBY Bersikap, Hentikan Polemik Pro Kontra Gedung DPR
Saleh Daulay/ist
RMOL. Penolakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan pembangunan gedung baru DPR diapresasi. Penolakan Presiden itu dinilai sebagai bentuk perhatiannya terhadap rakyat kecil yang harus mendapatkan perhatian dari pada DPR.

"Sikap Presiden ini harus diikuti oleh anggota fraksi-fraksi, bukan hanya Demokrat, tapi fraksi lain, baik yang menjadi anggota koalisi, atau bukan anggota. Mulai hari ini tidak perlu lagi ada polemik. Karena pemerintah sudah menyatakan sikap menolak," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhamnadiyah, Saleh Partaonan Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 7/4).

Meski begitu, Saleh menyesalkan lambannya SBY memberikan pernyataan menolak gedung DPR. Bila sedari awal SBY mengungkapkan penolakannya, terangnya, tentu hal ini tidak menghabiskan energi masyarakat. Karena wacana ini telah diperdebatkan selama beberapa bulan.

Tapi, yang menarik bagi Saleh, lewat pernyataannya itu, SBY mengakui, bahwa masih banyak rakyat yang hidup miskin di tengah-tengah gedung mewah. Menurutnya, pernyataan jujur SBY itu harus ditindaklanjuti para menteri terkait untuk mengentaskannya.

"Itu adalah signal yang bagus bahwa SBY lebih memperhatikan rakyat kecil dan mengabaikan proyek-proyek pembangunan gedung raksasa, yang tidak ada hubungannya dengan rakyat kecil," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA