"Kami akan undang anggota untuk menyikapnya dalam waktu dekat," kata Ketua KPPN, Syahrial Damopolii, saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 5/4).
Selain itu, KPPN juga akan berkomunikasi dengan Pemerintah, Komite Nasional Olahraga Indonesia dan Komite Olimpiade Indonesia.
Syahrial menjelaskan, KPPN sesuai dengan mandat yang diberikan 78 anggota pemilik suara sah, bertugas melaksanakan Kongres, termasuk sampai terpilih ketua PSSI, menggantikan Nurdin Halid.
"Langkah yang kita lakukan berdasarkan mandat dan akan kami akan pertanggungjawabkan kepada anggota. Kita sudah membentuk panitia kongres, Komisi Pemilihan, dan Komite Banding. Dan kita percayakan kepada komisi dua itu untuk melaksanakan fungsi mereka," tandasnya.
Setelah mengambil alih PSSI, FIFA akan membentuk komite normalisasi yang menjalankan tugas keseharian PSSI untuk sementara. Yaitu, menyelenggarakan pemilihan umum berdasar
electoral code FIFA dan statuta PSSI paling lambat 21 Mei. Selain itu, tugas komite normalisasi adalah mengontrol LPI. Jika tidak bisa, komite tersebut harus segera menghentikan kompetisi itu sama sekali.
Mengenai siapa yang akan duduk pada komite normalisasi, FIFA menjelaskan bahwa orang-orang tersebut harus tidak sedang menjadi pengurus PSSI. Komite normalisasi itu juga akan berfungsi sebagai komite pemilihan kongres.
[zul]
BERITA TERKAIT: