"Betul Pak Marzuki Alie. Pak SBY, Ketua Dewan Pembina kami yang juga Presiden selalu memberi motivasi kepada kami kaitan dengan bekerja dan apalagi bekerja untuk politik, harus siap menang dan siap kalah. Ini sekarang yang menentang pembangunan gedung DPR ini ada kutil di otaknya," terang Ruhut kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 31/3).
Ruhut mengatakan itu karena memang sudah ada kesepakatan sebelumnya di antara fraksi dan pimpinan DPR tentang pembangunan gedung baru DPR tersebut. Ruhut mengaku, pada awalnya menolak rencana itu tapi karena kalah pada saat
voting, dia pun akhirnya mengikuti kesepakatan.
"Kalian kan tahu. Saya orang pertama yang menentang rencana itu. Mereka menerima, termasuk Pius (politisi Gerindra), dan juga PAN. Tapi saya heran setelah kita sepakat, aku kalah dan menerima kekalahan itu, aku dukung pembangunan. Tapi mereka mencari popularitas murahan," sergah Ruhut.
[zul]
BERITA TERKAIT: