HMI: Keluarkan Ahmadiyah dari Islam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 07 Februari 2011, 23:45 WIB
HMI: Keluarkan Ahmadiyah dari Islam
mirza ghulam ahmad/ist
RMOL. Usulan agar Jamaah Ahmadiyah Indonesia tidak dimasukkan dalam golongan Agama Islam menguat sebagai salah satu solusi agar penyerangan terhadap jamaah tersebut tidak kembali terjadi.

"Pemerintah harus segera dan tegas menyatakan Ahmadiyah itu bukan Islam. Tetapi tetap memberikan hak dan kebebasan beragama kepada mereka dan melindunginya dari serangan maupun kekerasan pihak lain," tegas kader Anas Urbaningrum di Himpunan Mahasiswa Islam, M. Chairul Basyar, kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 7/2).

Di negara-negara Islam atau negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Ahmadiyah dinyatakan bukan Islam dan tidak boleh mengaku Islam. Tapi diperbolehkan hidup dalam negara tersebut. Karena Ahmadiyah menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi setelah Nabi Muhammad dan Tazkirah merupakan kitab suci.

"Saya kira orang Kristiani akan keberatan kalau ada kelompok (orang) mengaku Kristen tapi kitabnya bukan injil dan tidak mengakui Yesus/Isa AS. Orang Yahudi juga keberatan bila ada kelompok (orang) mengaku agamanya Yahudi tetapi kitabnya bukan Taurat dan nabinya bukan Musa," kata Ketua Umum Badko HMI Jabotabeka-Banten ini membandingkan. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA