REVOLUSI MESIR

Imbauan Pemerintah Tegas, WNI Harus Jauhi Kerumunan Massa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 06 Februari 2011, 22:58 WIB
Imbauan Pemerintah Tegas, WNI Harus Jauhi Kerumunan Massa
michael tene/ist
RMOL. Kementerian Luar Negeri tidak mau menanggapi dugaan bahwa penangkapan warganegara Indonesia di Mesir berkaitan dengan pernyataan Sekjen Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta, dua hari lalu (Jumat, 4/2).

Ketika itu Anis mengatakan bahwa kader PKS di Mesir ikut membantu mensuplai logistik untuk para demonstran yang mendesak Presiden Husni Mubarok mengundurkan diri.

"Saya kira imbauan pemerintah tegas, agar WNI tetap waspada, hindari kerumunan, demonstrasi maupun wilayah rawan, keamanan. Pada umumnya itu dipatuhi," kata Jurubicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene kepada Rakyat Merdeka Online ketika dihubungi Minggu malam (6/2).

Sebelumnya, almunus Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Zuhairi Misrawi, melalui e-mail ke sejumlah media massa, Minggu petang ini (6/2), mengatakan pemerintah Mesir menangkap sejumlah warganegara Indonesia yang dicurigai ikut dalam gerakan perlawanan rakyat Mesir dalam dua pekan terakhir ini.

Menurut dia, penangkapan dan penahanan tersebut diduga menyusul pernyataan Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta di salah satu media nasional tentang keterlibatan kadernya dalam revolusi di Mesir. Pernyataan itu dimuat hari Jumat lalu (4/2). [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA