Ketika itu Anis mengatakan bahwa kader PKS di Mesir ikut membantu mensuplai logistik untuk para demonstran yang mendesak Presiden Husni Mubarok mengundurkan diri.
"Saya kira imbauan pemerintah tegas, agar WNI tetap waspada, hindari kerumunan, demonstrasi maupun wilayah rawan, keamanan. Pada umumnya itu dipatuhi," kata Jurubicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene kepada
Rakyat Merdeka Online ketika dihubungi Minggu malam (6/2).
Sebelumnya, almunus Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Zuhairi Misrawi, melalui e-mail ke sejumlah media massa, Minggu petang ini (6/2), mengatakan pemerintah Mesir menangkap sejumlah warganegara Indonesia yang dicurigai ikut dalam gerakan perlawanan rakyat Mesir dalam dua pekan terakhir ini.
Menurut dia, penangkapan dan penahanan tersebut diduga menyusul pernyataan Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta di salah satu media nasional tentang keterlibatan kadernya dalam revolusi di Mesir. Pernyataan itu dimuat hari Jumat lalu (4/2).
[zul]
BERITA TERKAIT: