"Jangan aneh jika kemudian perekonomian kita hanya berhasil membangun ekonomi segelintir orang saja dan gagal mewujudkan kesejahteraan rakyat," demikian Guru Besar ekonomi Universitas Indonesia, Sri Edi Swasono saat menyampaikan stadium general di Fakultas Ekonomi UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Akibatnya, lanjut Edi Swasono, terjadi pembangunan yang menggusur orang miskin bukan kemiskinan. Lebih dari itu, kini justru yang terjadi sekedar membangun di Indonesia bukan pembangunan Indonesia.
"Ini yang menjadikan ekonomi dikuasai oleh para pemilik modal. Industri ekonomi strategis banyak dimiliki asing, sampai BUMN pun mereka yang menguasai," urainya seraya mengingatkan agar pemerintah kembali kepada konstitusi.
Masih kata dia, sebenarnya konstitusi ekonomi Indonesia sangat jelas karena dibangun atas kolektivisme, kebersamaan dan berdasar asas kekeluargaan.
Jika itu dilakukan, suami dari Meutia Hatta ini yakin Indonesia akan sejahtera dan tidak akan ada pembangunan ekonomi yang sangat timpang seperti sekarang.
[wid]
BERITA TERKAIT: