IPO PT KS

Pemerintah Sengaja Menjual Murah Karena Memanfaatkan Sifat Pelupa Rakyat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 18 November 2010, 11:37 WIB
Pemerintah Sengaja Menjual Murah Karena Memanfaatkan Sifat Pelupa Rakyat
RMOL. Polemik penawaran perdana saham PT Krakatau Steel disebabkan karena pemerintah kurang mensosialisasikan initial public offering perusahaan baja tersebut kepada publik.
 
"Pemerintah tidak menjelaskan arah yang mau dicapai dari IPO," ujar pengamat ekonomi politik dan komunikasi, Hendri Satrio,  kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 18/11).

Padahal semestinya, sebut dosen luar biasa Universitas Paramadina ini pemerintah harus terbuka, menjelaskan kepada publik secara gamblang dan jujur.  Dia mengatakan masalahnya bukan apakah PT KS akan di-IPO-kan atau tidak. Tapi masalahnya pemerintah eksklusif dan sengaja memanfaatkan sifat rakyat yang pelupa dan mudah memaafkan.

"(Mestinya), jelaskan misalnya IPO dilakukan karena bla bla bla, kenapa harganya Rp 850, jelaskan kenapa hanya dalam hitungan jam harganya langsung naik 50%, dan jelaskan juga jika IPO untuk kesejahteraan rakyat mengapa tidak didorong koperasi membeli sahamnya," bebernya.

Dia yakin, kalau pemerintah menjelaskan dengan terbuka, publik pasti akan menerima baik penawaran perdana saham PR KS itu. Kalau seperti sekarang, karena sudah terjadi, sebagai pembayar pajak, rakyat pasti kecewa karena tidak ada yang bisa diandalkan lagi dari PT KS. "Kita pasti kecewa karena industri baja kita dimiliki swasta," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA