Jika IPO KS Dipansuskan, Hanya Akan Jadi Proyek Anggota DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 14 November 2010, 21:42 WIB
Jika IPO KS Dipansuskan, Hanya Akan Jadi Proyek Anggota DPR
ks/ist
RMOL. Jika skandal initial public offering (IPO) Krakatau Steel akan dipansuskan, maka hanya akan digunakan sebagai alat bargaining politik bagi anggota dewan.

Hal itu dikatakan Mantan politisi anggota DPR Hamdan Zulva pada diskusi "Penggarongan Aset Negara oleh Mafia Istana (Dari Century Hingga Krakatau Steel)" di Doekoen Coffee, Pancoran, Jakarta, Minggu (14/11).

"Ini hanya proyek untuk datangkan uang bagi anggota dewan," tegas Zulva.

Jadi, Hamdan menambahkan, jangan percaya pemimpin negeri ini, jangan juga percaya dengan para pemimpin partai.

"Mereka semua pembohong," lanjut mantan politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini.

Kalau DPR benar-benar mau berjuang, seharusnya mereka mati-matian untuk menghalangi terjadinya penjualan aset.

"Semua harta negara (BUMN) kini bener-bener dilepas. Kenapa yang dilepas itu bukan aset negara yang rugi atau tidak laku? Harusnya mereka seperti saya, Rizal Ramli dan Tiro Cahyono waktu masih di DPR berjuang mati-matian untuk menghalangi terjadinya penjualan aset (BCA, dsb) tapi gagal karena kalah voting," imbuhnya lagi. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA