Privatisasi KS Rugikan Kepentingan Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 14 November 2010, 16:17 WIB
Privatisasi KS Rugikan Kepentingan Nasional
peleburan baja/ist
RMOL. Privatisasi BUMN Krakatau Steel dilakukan hanya untuk mengisi kas kantong pejabat. Privatisasi tidak diletakkan pada konteks kepentingan nasional jangka panjang.

Demikian disampaikan juru bicara Petisi 28, Salamuddin Daeng dalam diskusi "Penggarongan Aset Negara oleh Mafia Istana (Dari Century Hingga Krakatau Steel), di Doekeon cafe, Pancoran, Jakarta, Minggu (14/11).

Secara teoritis industri baja merupakan induknya industri. Jika dijual maka akan sangat merugikan dan membahayakan bagi kepentingan nasional.

"Implikasinya, ketergantungan kita di industri baja akan semakin meningkat. Impor baja kita akan semakin besar," katanya.

Menurut Daeng, tahun 2005 impor baja kita sudah besar. Bahkan lonjakannya dua kali lipat di tahun 2007.

"Sebelum privatisasi KS saja sudah impor apalagi nanti," tuturnya. [wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA