"Solusinya, ya dengan penggunaan energi terbarukan yang ramah lingkungan," ujar Komisaris Utama PT Pertamina Sugiharto dalam seminar Ketahanan Energi dan Perubahan Iklim, di ruang Mawar lantai 2 Balai Kartini, Jakarta, Rabu (3/11).
Seperti diketahui, pemakaian energi di Indonesia saat ini, lebih dari 90%-nya menggunakan energi berbasis fosil. Yaitu, 54,4% minyak bumi, gas 26,5% dan batu bara 14,1%. Sebagai negara kaya potensi, jelas mantan Menteri BUMN ini, Indonesia memiliki banyak pilihan untuk mengembangkan energi alternatif selain energi fosil.
Misalnya saja, potensi panas bumi yang dimiliki Indonesia, jika dimanfatkan diperkirakan akan mencapai 27 GWE atau setara dengan sekitar 12 miliar barel minyak bumi untuk pengoperasian selama 30 tahun.
"Berbagai upaya untuk pemanfaatan energi terbarukan harus dilakukan. Ini harus menjadi bagian dari rencana ke depan yang harus dilaksanakan, agar pembangunan Indonesia bisa terus tumbuh berkelanjutan," pungkasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: